CyberSinergitasTNI-Polri.id,MEDAN (Sumut) —
Ketua Gerakan Pendukung Reformasi Polri dan Peduli Masyarakat (GPRPPM), Aditya, CIJ., CPW., CPFI., secara resmi mendesak Kapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan untuk segera merealisasikan program utamanya dengan menutup seluruh aktivitas perjudian dan menangkap para bandar besar di Sumatera Utara. Langkah konkrit ini dituntut segera berjalan demi mengimplementasikan perintah langsung dari Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang memprioritaskan pemberantasan perjudian yang meresahkan masyarakat.(04/10/26)
GPRPPM menyoroti bahwa berbagai praktik perjudian, seperti sabung ayam, togel (toto gelap), hingga judi tembak ikan, saat ini masih beroperasi secara bebas di seluruh wilayah Sumatera Utara. Kondisi ini terjadi akibat pembiaran dan tidak adanya tindakan tegas dari aparat kepolisian di tingkat bawah (Polres dan Polsek) yang berada di bawah komando Polda Sumut.
Dalam pernyataan resminya, Ketua GPRPPM Aditya menegaskan tiga poin krusial:
• Penindakan Langsung dan Tangkap Bandar: GPRPPM mendukung penuh program utama Kapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, namun menuntut bukti nyata di lapangan dengan menangkap para bandar judi tanpa tebang pilih, bukan sekadar penindakan di level operasional kecil.
• Evaluasi Kinerja Jajaran Bawah: Mendesak Kapolda Sumut untuk menindak tegas bawahannya yang melakukan pembiaran sehingga aktivitas sabung ayam, togel, dan tembak ikan masih bebas beroperasi.
• Reformasi Pelayanan dan Respons Cepat: Menuntut Brigjen Pol Sonny Irawan untuk lebih mengayomi masyarakat dan merespon cepat setiap keluhan warga secara langsung, serta memastikan pelapor mendapatkan perlindungan penuh tanpa ada intimidasi. Perubahan kepemimpinan ini harus membawa perubahan nyata yang jauh lebih baik dari kepemimpinan Kapolda sebelumnya.
“GPRPPM mendukung penuh komitmen dan tindakan tegas dari Kapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan. Namun, komitmen ini harus dibuktikan dengan tindakan hukum yang nyata dan transparan di lapangan. Sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, segala bentuk perjudian harus disapu bersih karena sudah sangat meresahkan. Kami juga meminta Kapolda menjamin keamanan masyarakat yang melapor agar bebas dari intimidasi pihak mana pun,” tegas Aditya, Ketua GPRPPM.
GPRPPM menyatakan akan mengawal ketat pergerakan dan kinerja jajaran Polda Sumut dalam memberantas judi, serta siap menjadi mitra kritis demi terwujudnya reformasi Polri yang presisi dan berpihak pada keamanan masyarakat.(RI/red)





